Tadi pagi saat ngobrol sama Pak Aries kami teringat untuk menjelaskan kembali pada rekan-rekan alumnus SC mengenai CD audio yang dibagikan saat SC.

CD audio itu adalah CD musik dengan teknologi khusus yaitu holosync dengan dasar bianural beat. CD ini sangat bagus didengar jika kita ingin masuk ke kondisi meditatif yang dalam (theta). Selama ini kami hanya berpesan agar hati-hati saat mendengar CD ini. Nggak boleh didengarkan saat lagi nyetir mobil karena bisa membuat ngantuk berat.

Nah, bagi yang merasa sulit masuk ke kondisi mediatif yang dalam atau theta, coba lakukan hal berikut:

1. Dengarkan CD itu dengan menggunakan headphone. Perhatikan dan tempatkan headphone sesuai posisinya, yang kiri/Left dipasangkan di telinga kiri dan yang kanan/right dipasangkan di telinga kanan.

2. Duduk rileks (boleh dalam posisi meditasi). Letakkan tangan di pangkuan paha. Posisi tubuh sebaiknya tidak bersandar.

3. Putar musik dengan volume kecil saja.

4. Bisa dikombinasikan dengan visualisasi tempat kedamaian.

5. Pasrah dan Bersyukur.

6. kalo mau ditambah dengan doa juga boleh.

Nanti akan terasa tubuh kita menjadi berat dan kalau nggak tahan maka kepala kita bisa “mengangguk-angguk” karena mengantuk.

Nah, pas dalam kondisi theta ini lakukan afirmasi atau visualisasi seperti yang diajarkan di SC karena pada saat ini kita PASTI ada di Theta.

Teknologi yang digunakan sebenarnya adalah bianural beat. Artinya, telinga kiri mendengar frekwensi tertentu dan telinga kanan juga mendengar frekwensi tertentu. Nah, saat kedua frekwensi itu masuk ke otak, ada satu bagian di otak yang disebut dengan Olivary Nucleus, akan “menghitung” selisih dari kedua frekwensi itu.

Berapa selisih frekwensi itu, misalnya yang telinga kiri 10 Hz dan yang telingan kanan 5 Hz, maka selisihnya 5 Hz (theta), maka gelombang otak akan mengikutinya.

Teknik binaural beat digunakan karena secara teknis telingan manusia hanya bisa mendengar suara pada kisaran frekwensi 20 Hz sampai 20 KHz. Padahal 20 Hz ini adalah frekwensi Beta.

* Adi W. Gunawan