Proud Members of Melia Nature Indonesia
Suatu siang, sehari setelah saya menerima bonus Rp. 254.000, uplien saya tercinta mr Djoko, menelpon saya… “tuh dapat bonus khan ?, bener khan apa yg saya bilang, koe kerja, bonus turun”,
Kawan… saya ceritakan sedikit mengenai upline saya ini, orangnya emang baik walaupun keras kepala, suka memperhatikan, suka menyemangati, tp kadang2 suka membuat hati ini panas, dan herannya lagi dia selalu tahu kapan saya dapat bonus…
, tp kalo saya sudah mulai ndak suka ama dia, biasanya dia mulai kasar gaya bicaranya, saya maklum mungkin karena masa kecilnya atau bagaimana, sy juga kurang tahu ha ha ( maab pak djoko )
Setelah berkata seperti itu dia bicara lagi, ayo ke puncak ikut PLT…. saya tanya, apa itu ?
Training leader katanya…. oooo training leader jawab saya, la wong bonus baru rp. 254.000, anda suru saya pergi ke puncak dengan biaya berjuta juta ( ongkos pesawat PP dll ), saya bersikeras tidak ikut, karena waktu itu saya belum yakin dengan MNI, seperti kata laopan Dadang, dan lagian jangan2 di sana saya di cuci otak lage .. BAH.. bisa berabe, bonus baru dapat dikit, di cuci otak, lalu keluar uang terus buat belanja barang2nya MNI
, saya mencoba bertahan dengan dengan argumen saya.
Tapi ternyata si upline yg keras kepala ini ndak pernah diem, tiap hari saya di telp, malah terakhir, 2 hari sebelum berangkat, dia bilang, saya sudah bayar biaya PLT rp. 300.000, mau ndak mau koe harus datang, glek…. Bapak saya ndak pernah kayak gini, ini orang persis kayak diktator… tp bedanya ama diktator dia mau bayari dolo ha ha.
Akhirnya, saya pesen tiket ke jakarta, dan berangkat ke PLT, di mana di hati ini penuh dengan pertanyaan, bergunakan perjalanan ini ? ada hasilnya kah ? dan satu pertanyaan lagi yg paling besar adalah Siapa sih itu pembicaranya yg namanya SUKUR NABABAN ? yg kata upline saya ini,penghasilannya sudah rp. 15.000.000 / hari. ck ck ck
Tiba di jakarta jam 3 sore, di sambut oleh senyum kemenangan upline saya, ndak enak lihat senyum itu… karena dengan senyum itu dia merasa bisa mempengaruhi saya
, dalam hati saya… aku balas senyum itu, kalo emang PLT ini bsia menghasilkan sesuatu yg positive, maaf teman2 semua, saya ini pendendam, kalo uplien saya menebar senyum kemenangan ke saya, suatu saat saya haru sbisa membalasnya, kalo upline saya sms bonusnya, saya harus bisa membalasnya ![]()
Sesi demi sesi berlalu, ternyata banyak pelajaran berharga di sana, di sebutkan apa itu MLM, apa itu Money Game, apa itu MLM yg baik dan masih banyak lagi… dan TERNYATA tidak ada cuci otak, bagian motivasi hanya sedikit di ulas oleh Mr Nababan, hampir 98% materi adalah pembelajaran mengenai MLM dan bagaimana kita bersikap di dunia MLM, muanteb tenan….
Jadi saya harapkan temen2 yg belum ikut PLT, silahkan datang, anda ndak bakalan rugi…..
Sangat bermanfaat sebagai bekal kita untuk bekerja di bidang multi level, sehingga jika kita memprospek orang, mereka bertanya ini dan itu, kita sudah punya jawabannya.
Salut terhadap panitia PLT, sama sekali tidak ambil untung di sini, di PLT anyak ngobrol dengan Laopan Dadang cs, ketemu dengan orang2 yg penghasilannya di atas satu juta/hari waktu itu, agak minder juga kalo di tanya, pak januar bonusnya brp ??? saya jawab… rp. 254.000 rebu pak, di tanya lagi.. itu bonus satu hari…. dengan lantang saya jawab BUKAN PAK, itu BONUS SEBULAN ha ha ha.
Tapi itu membuat saya jadi semangat, yg lain bisa 1 juta / hari, kenapa saya tidak… mereka makan nasi, saya juga makan nasi, sama kondisinya, cuman beda di bonus aja hehehhe.
Kata pak Obon waktu itu, Januar… tetep semangat… 1 juta per hari bukan hal sulit di MNI, yg penting anda konsisten, jawab saya waktu itu SEAPP pak….
Pulang dari PLT, sudah ada keyakinan, MNI emang beda, karena udah tahu bedanya MNI dengan yg lain, akhirnya saya bergerak, setapak demi setapak, untuk mencapai mimpi….
PUJI TUHAN, berkat bimbangan Nya, dulu bosnus sebulan Rp. 254.000, 3 bulan bonus sudah meningkat 1000%, dan saya yakin, bakalan meningkat terus ![]()
Jadi temen2 yg belum ikut PLT, silahkan daftar, kalian semua ndak akan rugi…
Salam dari Bali
Januar Pribadi